Berbagi.com Persahabatan memiliki arti yang sangat luas. Mungkin antara kamu dan saya, memiliki perspektif yang berbeda untuk mengartikan apa yang dinamakan sahabat. Tapi bagi saya, persahabatan adalah hubungan antarmanusia yang tidak mungkin terpatahkan. Jika pacar kita mengenal mantan pacar, tapi tidak dengan sahabat. Tidak ada istilah mantan sahabat. Jika seseorang yang kita anggap sahabat akhirnnya pergi, artinya ia bukan sahabat. Karena jika sahabat, kalaupun raga tidak lagi bisa sedekat nadi, tetap ada hati yang selalu terjalin.
Pertanyaannya kemudian, apa yang membuat kita yakin bahwa dia adalah sahabat sejati? Untuk menjawab itu, ada baiknya kamu pahami 10 tanda alamiah berikut ini. Jika kamu merasakannya, artinya kamu menemukan sosok sahabat darinya.
1. Kamu tidak bisa berteman dekat dan pacaran dengan orang yang tidak baik dengan sahabatmuYang kamu inginkan adalah menjaga perasaan orang yang kamu anggap sahabat. Kamu sadar bahwa terlalu dekat dengan orang yang tidak baik dengan sahabatmu hanya akan melukai hati sahabat. Maka, kamu akan berusaha untuk tidak terlalu dekat dengannya. Bukan memusuhi, kamu hanya berusaha untuk tidak membuat sahabatmu terluka. Dengan begitu, kamu pun tidak akan pernah menjalin kasih dengan orang yang dibenci oleh sahabatmu.
2. Kamu mengajaknya berdiskusi dalam menentukan pilihan penting dalam hidupmu
Kamu akan dengan spontan mengajak sahabatmu berdiskusi untuk menentukan pilihan-pilihan penting dalam hidupmu. Kamu akan merasa ada yang kurang jika tidak ada dia ketika kamu membuat keputusan penting. Kalaupun ia tidak memberikan saran, setidaknya kamu merasa perlu untuk bercerita dengannya
Kamu akan berontak ketika ada orang yang menggosipkan sahabatmu. Mungkin kamu akan maju dan membela sahabatmu di depan mereka. Kamu akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjauhkan sahabatmu dari kabar-kabar buruk. Begitupun sebaliknya, sahabatmu akan melakukan hal serupa untukmu.
4. Kamu berbahagia atas keberhasilannya
Bukan sahabat jika tidak berbahagia atas kebahagiaan sahabatnya. Kamu justru akan bersenang hati menyebarluaskan berita tentang kesuksesannya di berbagai media sosial milikmu. Kamu merasa sangat bersemangat untuk merayakan kesuksesannya. Bukan untuk mendapatkan traktiran, tapi kamu benar-benar merasa bahagia melihatnya bahagia.
Kalian tidak pelit untuk saling pinjam meminjami. Bahkan kalian tidak risih untuk share barang pribadi seperti handuk, sabun atau baju. Kalian bisa share kasur dan bantal. Intinya, berbagi tidak membuat kalian risih namun justru membuat kalian makin dekat satu sama lain.

0 komentar:
Posting Komentar