Misteri Lagu Balonku Ada Lima

Banyak orang beranggapan bahwa dunia sastra hanya muter-muter seputar kegiatan membaca. Entah itu novel, puisi, cerita pendek, maupun roman, atau apa saja lah. Yang penting membaca. Padahal, jika mau menilik lebih dalam lagi, sastra tidak sekadar itu.

 Berbagai media seperti film, lagu, bahkan poster iklan pun sebetulnya masuk dalam bahan kajian sastra, mengingat semuanya merupakan teks. See? Menikmati dunia sastra tidak hanya dengan membaca, bukan? Tetapi juga bisa dengan menonton, mendengarkan, atau bahkan dengan mengamati. Semuanya menjadi kegiatan yang asyik dan begitu universal.



Balonku ada lima, rupa rupa warnanya, merah kuning kelabu, merahmuda dan biru, meletus balon hijau dooor, hatiku sangat kacau, balonku tinggal empat, kupegang erat erat. Jika kita simak lagi lagu anak anak yang sudah ada dari dulu itu, maka ada yang sedikit janggal, coba kita teliti sekali lagi.

Sudahkah anda menelitinya? ya, ada satu lirik yang aneh, "meletus balon hijau dooor", kata yang saya tebalkan dan miring adalah kata yang janggal, pernahkah anda berfikir balon hijau itu tidak pernah ada di lirik lagu sebelumnya, "merah kuning kelabu, merahmuda dan biru" lalu jika tidak ada balon berwarna hijau mengapa lirik selanjutnya diteruskan dengan "balonku tinggal empat, kupegang erat erat", padahal balon tetap lima dan tidak ada balon yang meletus, balon yang meletus adalah balon yang tidak termasuk balon kita.

Apa maksud dari semua ini, apakah ada maksud tertentu yang di sisipkan sang pengarang? atau ada pesan rahasia atau pesan tersembunyi dari balik semua lirik ini, hm... mungkin lagu ini mengajak kita untuk berfikir secara logika, atau ada pesan moral dari lagu ini?? hanya pengarang saja yang tahu :)
Share on Google Plus

About Berbagi.Com

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar